Monday, 29 February 2016

Struktur Sistem Operasi dan Basic Command Linux



Linux merupakan sistem operasi yang dikemabangkan oleh linus Benedict Tovalds pada tahun 1991, pada tanggal 14 maret 1994 versi pertama linux dirilis, linux sendiri merupakan “tiruan” dari UNIX dan merupakan sistem operasi yang yang didistribussikan secara open source.



1. Kernel
Suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Disini kernel menyediakan semua fungsi untuk menjalankan proses, juga menyediakan layanan sistem untuk memberikan pengaturan dan proteksi akses ke sumber daya perangkat keras termasuk memori virtual.
2. System Library
Kumpulan fungsi standar dimana aplikasi dapat berinteraksi dengan inti dari sebuah sistem operasi yaitu kernel.
3. System Utilities
Program yang bertugas mengatur dan memanage secara individual, termasuk semua program yang di perlukan untuk menginisialisasi sistem

Penjelasan dan kegunaan dari masing-masing direktory linux yang ada di root :
/bin : berisi file-file bInari yang dapat digunakan oleh seluruh user baik user biasa maupun super user.
/boot : berisi file-file yang digunakan untuk booting linux termasuk kernel image
/dev : berisi file sistem khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenal dengani dan digunakan sistem.
/etc : berisi file-file konfigurasi sistem,biasanya hanya boleh diubah oleh superuser.
/home : berisi direktori-direktori yang merupakan direktori home untuk user biasa dan aplikasi tertentu.
/lib : berisi file-file librari yang digunakan untuk mendukung kerja kernel linux.
/mnt : direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori
/proc : berisi file sistem khusus yang menunjukkan data-data kernel
/root : direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas)
/sbin : sama seperti direktori bin,tapi hanya super user yang dapat menggunakan binari-binari tersebut karena fungsi-fungsi binari yang terdapat di direktorini untukk maintenance sistem.
/tmp : berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yangsedang berjalan
/usr : berisi librari,binari, dokumentasi dan file lainnya hasil installasi user.
/var : berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi

Basic command linux

cd, pindah folder/direktori
cd direktori/ → pindah direktori ke direktori yang berada di dalam direktori sekarang
cd → pindah ke direktori home
cd ~ → pindah ke direktori home
cd .. → pindah satu direktori ke direktori teratas atau kembali ke direktori sebelumnya
cd ../../n → pindah n direktori sebelumnya
cd /direktori/sesuatu → pindah ke direktori tanpa harus mundur ke direktori sebelumnya. Akan pindah jika direktori tersebut ada dan penulisan nama direktorinya benar
ls, melihat daftar file
ls → memperlihatkan daftar file di dalam direktori sekarang tanpa atribut apapun
ls -l → memperlihatkan daftar file disertai dengan atribut seperti pemilik, permission, ukuran dan tanggal modifikasi
ls -a → memperlihatkan daftar file dan file tersembunyi di dalam direktori sekarang tanpa atribut apapun
ls -al → menggabungkan opsi perintah -l dan -a untuk ls
ls /direktori/sesuatu → memperlihatkan daftar file dari /direktori/sesuatu ketika kita sedang berada di direktori sekarang.
cp, mengkopi file atau folder dan folder tersebut harus sudah terbuat.Jika belum terbuat maka file tersebut akan dikopi dengan nama baru.
cp file /path/ke/direktori/sesuatu → mengkopi file tertentu ke direktori tertentu
cp -r folder /path/ke/direktori/sesuatu → mengkopi folder tertentu secara rekursif ke direktori tertentu
cp *.extension /path/ke/direktori/sesuatu → mengkopi file – file yang berekstensi tertentu ke direktori tertentu
cp nama* /path/ke/direktori/sesuatu → mengopi file – file yang namanya diawali dengan ‘nama’ ke direktori tertentu
mv, memindahkan file atau folder dan mengganti nama file
mv mempunyai cara kerja yang hampir sama dengancp
mv memindahkan file atau folder, sedangkan cp mengkopi file atau folder
rm, menghapus file atau folder
rm file → menghapus file dari file system
rm -r folder → menghapus folder dari file system
rm -rf folder → menghapus folder secara paksa dari file system
mkdir, membuat folder
mkdir direktori → membuat sebuah direktori di file system
ps, melihat daftar proses yang sedang berjalan
ps aux → melihat daftar proses yang berjalan dengan lebih detail
kill, membunuh salah satu proses yang sedang berjalan di sistem operasi
kill PID → membunuh sebuah proses yang memiliki PID tertentu
kill program → membunuh sebuah proses yang memiliki nama tertentu
killall program → membunuh semua proses yang memiliki nama tertentu
cat, melihat isi file
man, melihat manual dari sebuah perintah shell
man command → melihat detail manual dari penggunaan sebuah command
pwd, mencetak direktori yang sedang sekarang
whoami, melihat siapa yang sedang login
reboot, restarting sistem operasi Anda
halt, menghentikan semua proses sistem operasi dan mematikan fungsional dari komputer yang sedang dipakai
exit, logout dari akun yang sedang dipakai

Mungkin itu review nya untuk praktikum ke 2


upi.edu

0 komentar: