Saturday, 27 September 2014

Keseimbangan Hidup

             Hidup seimbang merupakan pola hidup yang sehat. Segala sesuatu yang kita perbuat dari makan-minum, istirahat, bekerja, belajar, bergaul hingga beribadah, jika di kerjakan secara seimbang tanpa ada hal yang dilebihkan atau dikurangi sedikitpun, niscaya hidup kita akan sehat selamanya. Tidak hanya sehat secara jasmani, namun juga sehat rohaninya. Selagi nikmat sehat masih bersama kita, sepatutnya kita menjaga nikmat itu dengan memperhatikan hal-hal yang bisa membuat badan kita tetap bugar dan sehat. Serta sebisa mungkin menjauhi segala sesuatu yang dapat merusak kesehatan dan mendatangkan penyakit, baik itu penyakit jasmani maupun rohani.

Jasmani
Sebagaimana sabda rosul bahwa : “Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR. Muslim). Jadi kebutuhan akan makanan yang halal dan baik, istirahat yang cukup dan olah raga yang teratur adalah kebutuhan yang mutlak agar tubuh kita sehat. Walupun dirasa sesibuk apapun alangkah baiknya jika kita bisa menyempatkan diri untuk berolah raga sejenak sambil menghilangkan kepenatan dalam bekerja.

AkalPotensi kedua yang dimiliki oleh manusia adalah akal. Akal adalah yang membedakan manusia dengan hewan atau mahluk yang lainnya. Akal pulalah yang menjadikan manusia lebih mulia dari makhluk-makhluk lainnya. Dengan akal manusia mampu mengenal hakikat sesuatu, mencegahnya dari kejahatan dan perbuatan jelek. Akal juga perlu makanan dan nutrisi agar akal selalu sehat. Tentunya kebutuhan akal bukanlah makanan seperti jasmani kita namun kebutuhannya adalah ilmu sebagaimana firman-Nya “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” [3:190].

Rohani
Dan potensi pada diri manusia yang ketiga adalah ruh alias hati. Kebutuhannya adalah dzikrullah, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram” [13:28].
Pemenuhan kebutuhan rohani sangat penting, agar roh alias jiwa tetap memiliki semangat hidup, tanpa pemenuhan kebutuhan tersebut jiwa akan mati dan tidak sanggup mengemban amanah besar yang dilimpahkan kepadanya.

Ini yang membuat kita lemah dengan pentingnya keseimbangan hidup :
1. Kita selalu lepas kontrol dengan apa yang kita sendiri sukai.
2. Lingkungan mempengaruhi cara menyeimbangkan hidup kita.
3. Indisipliner
4. Kurang mengerti dengan adanya keseimbangan hidup
5. Waktu

0 komentar: